Sejarah

Penjaminan mutu di UKSW secara kelembagaan ditetapkan pada tahun 2006 dengan dibentuknya Pusat Penjaminan Mutu Akademik Universitas Kristen Satya Wacana (PPMA-UKSW).  Sebagai lembaga penjaminan mutu di tingkat universitas, PPMA-UKSW mempunyai tanggung jawab untuk menyusun sistem penjaminan mutu, menjamin pelaksanaan dan melakukan evaluasi sistem penjaminan mutu, dan terus-menerus meningkatkan serta mengembangkan sistem penjaminan mutu, baik itu pada tingkat universitas, fakultas maupun program studi dan sumber daya dosen.

Pada tahun 2010 - 2011, PPMA-UKSW memulai persiapan menuju sertifikasi ISO 9001-2008. Pada tahun 2011 hampir semua unit penunjang di lingkungan UKSW telah mendapat sertifikat ISO 9001-2008 yang kemudian diperpanjang pada bulan Juni 2014.

Pada tahun 2015, PPMA-UKSW mulai mengembangkan sistem informasi untuk mengintegrasikan implementasi sistem penjaminan mutu internal (SPMI) dan audit mutu internal (AMI) untuk meningkatkan efektivitas penjaminan mutu di UKSW. Disamping itu, sistem informasi penjaminan mutu di PPMA-UKSW juga dikembangkan untuk mendukung proses pelaporan EPSBED.

Seiring dengan bertambah banyak dan kompleksnya tugas-tugas yang harus dilaksanakan oleh PPMA-UKSW, maka pada tahun 2016 PPMA-UKSW berubah menjadi Lembaga Penjaminan Mutu dan Audit Internal (LPMAI-UKSW) melalui SK Rektor No. 067/Kep./Rek./2/2016. Secara struktural, tugas LPMAI dikelompokkan dalam tiga bidang, yaittu Bidang Sistem Penjaminan Mutu, Bidang Audit Internal, Bidang Sumber Daya dan Informasi. Untuk menjamin pelaksanaan standar mutu pada aras fakultas dan program studi, LPMAI-UKSW bekerja sama dengan Koordinator Penjaminan Mutu Fakultas.

Pada tahun 2016, LPMAI-UKSW fokus pada penyempurnaan instrumen audit mutu dengan menyusun instrumen audit mutu akademik internal (AMAI) yang lebih terperinci dan komprehensif sehingga hasil AMAI dapat digunakan untuk mendukung akreditasi program studi maupun akreditasi perguruan tinggi (APT). Didalam menjalankan fungsinya, LPMAI-UKSW berkoordinasi dengan gugus tugas penjaminan mutu pada tingkat Fakultas/Program Studi sebagaimana diatur dalam pasal 10 no. 4 huruf c Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 73 tahun 2013.

Pada tahun 2017-2018, fokus kegiatan LPMAI-UKSW adalah pada pengkajian ulang dokumen SPMI yang meliputi dokumen kebijakan mutu, standar mutu, dan prosedur mutu mengacu pada standar mutu BAN-PT, ASEAN University Network – Quality Assurance (AUN-QA), dan juga ISO 9001 – 2015. Hasil kaji ulang ini akan ditindaklanjuti dengan pengembangan instrumen dan pelaksanaan audit internal yang dapat menunjang peningkatan mutu program studi secara berkesinambungan dan menyeluruh. Disamping itu, pada Desember 2017, unit-unit penunjang dan tiga fakultas di lingkungan UKSW telah mendapatkan sertifikat ISO 9001-2015 dalam bidang pelayanan akademik.

LPMAI-UKSW berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan mendorong program studi yang telah memperoleh akreditasi A untuk mencapai standar internasional dan mendorong program studi lainnya untuk memperoleh predikat akreditasi nasional yang lebih baik.